Audio “Ada Apa di Akhir Malam”


Dalam hadits qudsi Rasulullah SAW bersabda: “Bahwa ibadah yang paling utama adalah ibadah wajib, kemudian dilanjutkan shalat sunnah. Kalau hamba itu terus mendekat ibadah kepada-Ku dengan melakukan shalat-shalat sunnah atau ibadah-ibadah sunnah kepada-Ku akhirnya aku (Allah) pun mencintainya.”


Yang pertama-tama yang harus dibereskan adalah ibadah fardlunya, kalau yang fardhu sudah beres baru yang sunnah-sunnah. Dan dari sekian banyak shalat sunnah yang seakan-akan hampir wajib itu adalah shalat witir. Witir yang dilakukan di malam hari setelah bangun tidur itu sekaligus juga dinamakan tahajjud, karena tahajjud itu adalah Tarkul hujud (meninggalkan tempat tidur).
Tahajjud adalah shalat sunnah apapun yang dilakukan setelah bangun malam. Kalau yang dilakukan itu tahajjud juga jadi tahajjud, kalau yang dilakukan itu witir ya jadi witir terus juga dinilai tahajjud, kalau yang dilakukan shalat hajat, shalat istikharah ya tetap dilakukan shalat hajat, shalat istikharah dan sekaligus tetap menjadi shalat tahajjud.
Rasulullah SAW juga memerintahkan andai belum diniati witir, maka rakaat yang terakhir itu baik satu roka’at maupun tiga roka’at diniatkan shalat witir. Itu karenanya Nabi Muhammad SAW bersabda Nabi: ”Tutuplah shalat malam itu dengan shalat witir”.
Karena sholat witir ini penutup, kalau sudah shalat witir maka tidak ada shalat sunnah lagi kecuali menunggu shubuh melakukan shalat qabliyah shubuh. Namun, bagi orang-orang yang memang sulit bangun malam, sebaiknya setelah sholat Isya dia mengerjakan shalat witir. Perkara ternyata malamnya bangun malam, maka sebaiknya melakukan shalat sunnah lagi tapi tidak usah ditutup dengan witir lagi. Makanya hadits lain tentang witir menegaskan antisipasi yaitu “Tidak ada witir lagi setelah akhir malam”
Witir itu kan ganjil, kalau sebelum tidur sudah sholat witir 3 rakaat terus setelah bangun malam shalat witir lagi 3 rakaat lagi kan tidak jadi ganjil.
Shalat witir itu sangat utama dan akan lebih utama lagi dikerjakan pada waktu akhir malam karena akhir malam itu waktu yang sangat utama dan sangat baik untuk diijabahinya doa kita.
Nabi menyatakan ketika ditanya “Doa mana yang lebih didengar Allah? kemudian nabi menjawab, ”Setiap selesai shalat fardhu dan setelah separuh malam”
Dalam al-Quran juga disebutkan bahwa di akhir-akhir malam, orang yang termasuk golongan Ibadurrahman (dikasihi Allah) mereka membaca istighfar pada waktu sahur. Terus dalam hadits lain disebutkan bahwa di sepertiga malam yang akhir Allah turun, lalu berfirman: “Wahai hamba-Ku siapa yang mau minta silahkan, yang mau minta ampun Aku ampuni, siapa yang berdo’a maka Akukabulkan” …..(HR..)
Shalat witir diakhirkan itu perlu demi meraih berbagai keutamaan di atas. Menempatkan waktu afdhol turunnya maghfiroh Allah, rohmat-Nya, barokah-Nya serta ijabah-Nya. Sholat witir itu hukumnya hampir wajib, kenapa hampir wajib? karena Nabi sendiri menyatakan dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al-Anshaari ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Witir adalah hak atas setiap muslim. Barangsiapa yang suka berwitir tiga raka’at hendaknya ia melakukannya. Dan barang siapa yang berwitir satu raka’at, hendaknya ia melakukannya”.


Berikut ini adalah rekaman Kajian Islâm Ilmiah dengan tema “Ada Apa di Akhir Malam” oleh Al Ustâdz Muhammad ‘Afîfuddin – hafizhohulloh – pada tanggal 1 April 2012 di Masjid Agung Nur Sulaiman, Komplek Alun-Alun Banyumas.
Untuk mendownload file, silakan klik pada nama file. Untuk mendengarkan langsung, silakan klik tombol play pada audio player yang tersedia.

Load disqus comments

0 komentar